Tiga Pengurus Ma’had Meraih Prestasi Nasional pada Ajang Semarak Tarbiyah V

Salatiga – Kabar membanggakan datang dari pengurus Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga. Tiga pengurus yang tergabung dalam satu tim berhasil menorehkan prestasi pada ajang nasional Semarak Tarbiyah V yang diselenggarakan oleh IIQ An-Nur Yogyakarta. Kompetisi tersebut dilaksanakan pada 11 April 2026 di Auditorium IIQ An-Nur Yogyakarta.

Ketiga pengurus tersebut adalah Ahmad Novel Al Ja’far, Muhammad Izra Fauzi, dan Ahmad Ridho Nasim yang merupakan mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Dalam ajang tersebut, mereka berhasil meraih juara 2 tingkat nasional pada cabang lomba Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) kategori mahasiswa. Ajang Semarak Tarbiyah V sendiri mengusung tema “Manhaj Al-Tarbiyah dalam Menciptakan Prestasi dan Spiritualitas Qur’ani Penebar Inspirasi”. Tema ini menjadi semangat tersendiri bagi para peserta untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Perjalanan menuju kemenangan tentu tidaklah mudah, berbagai persiapan dilakukan oleh ketiganya. Muhammad Izra Fauzi mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan dengan giat menghafal disertai doa dan istikamah. Hal serupa juga disampaikan oleh Ahmad Novel Al Ja’far yang tetap berusaha maksimal meski di tengah bulan Ramadan. Novel mengaku waktu sahur justru menjadi momen terbaik untuk menghafal. Sementara itu, Ahmad Ridho Nasim menambahkan bahwa persiapan dilakukan dengan fokus menghafal bagian masing-masing secara konsisten.

Selama perlombaan berlangsung, berbagai perasaan dirasakan oleh mereka. Rasa gugup dan khawatir sempat dirasakan, terutama saat menghadapi pertanyaan dari dewan juri. Namun, di sisi lain, pengalaman tersebut tetap terasa menyenangkan. Izra juga mengaku bangga bisa mengikuti ajang tersebut dan bertemu dengan peserta lain dari berbagai daerah. Novel pun menambahkan bahwa meskipun sempat merasa takut, ia tetap menikmati proses dan kesempatan bertemu dengan teman lama.

Keberhasilan meraih juara menjadi momen yang penuh haru dan rasa syukur. Novel mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang setelah hampir dua tahun mengikuti lomba MFQ dan sering berada di posisi keempat. “Alhamdulillah, usaha memang tidak mengkhianati hasil,” ujarnya. Izra juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Sementara itu, Ridho mengaku tidak menyangka bisa mengalahkan peserta yang sebelumnya pernah menjadi juara 1 tingkat nasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan kekompakan tim mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai ajang, khususnya dalam bidang Al-Qur’an. (Penulis: Khasanah, Editor: Sam)