Farah Sabila Riska, Pengurus Ma’had Al-Jami’ah Raih Juara 2 Debat Ekonomi Syariah di IIQ An Nur Yogyakarta

Salatiga – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Farah Sabila Riska. Mahasiswa dari program studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Semester 4 dan sekaligus sebagai Pengurus Ma’had Al-Jami’ah berhasil meraih gelar juara 2 pada ajang bergengsi PENTAS FEBI IV yang diselenggarakan oleh IIQ An Nur Yogyakarta dengan mengusung tema “The Creativity and Innovation of Gen Z: Shaping a More Visionary Future”.

Kompetisi yang berlangsung pada tanggal 17 hingga 19 April 2026 ini mempertemukan para peserta terbaik dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Farah membuktikan bahwa kualitas diri yang dibentuk melalui kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembinaan karakter di Ma’had Al-Jami’ah mampu bersaing serta berprestasi di tingkat regional. Pendaftaran lomba ini sendiri dibuka sejak tanggal 10 April 2026. Menurut Farah, perjalanan menuju podium juara tidaklah instan dan mudah. Butuh proses panjang serta kerja keras yang dilakukan di sela-sela kesibukannya mengurus organisasi dan kegiatan Ma’had, agar bisa tampil maksimal di hadapan dewan juri dan lawan-lawan yang tangguh.

“Persiapan saya sebelum lomba tentunya dengan konsisten latihan setiap hari. Saya sadar bahwa untuk bisa menang, usaha harus dikeluarkan sepenuhnya. Ada pepatah yang saya pegang, “Banyak hal yang tampak sulit, bukan karena memang susah, tapi karena kita terlalu ragu buat mulai. Jadi kuncinya adalah berani mencoba dan terus berlatih sampai benar-benar siap,” ungkap Farah dengan bijak.

Kiprahnya yang gemilang ini menunjukkan bahwa peran sebagai pengurus tidak menghalangi untuk berprestasi, justru melatih mental berbicara, keberanian tampil di depan umum, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam ajang kompetisi seperti debat. Ia mampu menyeimbangkan tanggung jawab organisasi dengan pencapaian prestasi secara luar biasa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengurus Ma’had Al-Jamiah tidak hanya unggul dalam kedisiplinan, tetapi juga memiliki wawasan luas dan kemampuan intelektual yang mumpuni.

Bagi teman-teman mahasantri lainnya yang ingin mengikuti jejak kesuksesannya, Farah memiliki pesan yang sangat memotivasi. “Jangan takut gagal, Berhasil atau tidaknya itu urusan belakangan, Yang terpenting sekarang kita masih muda, punya banyak waktu dan energi. Jadi, mari kita coba segala hal yang positif dan bisa mengembangkan diri. Jangan biarkan rasa takut menghalangi potensi kalian yang sebenarnya besar,” tutupnya dengan penuh semangat. Selamat dan sukses untuk Farah Sabila Riska. Semoga pencapaian gemilang ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh mahasantri lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama baik Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga di kancah yang lebih luas. (Penulis: Hikmah, Editor: Sam)