Mahasantri dari Prodi Ilmu Hadis UIN Salatiga Raih Juara 2 Lomba Cerpen

Salatiga – Vanesa Auliya, mahasiswi Program Studi Ilmu Hadis semester 2 Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, sekaligus menjadi mahasantri ma’had al-jami’ah itu berhasil meraih predikat juara kedua dalam lomba Cipta Cerpen yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) FUADAH. Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026 dengan mengusung tema “Menghidupkan Semangat Kartini dalam Kehidupan Modern”.

Kompetisi yang berlangsung secara daring ini dibuka untuk pendaftaran pada 19 April 2026 dan pelaksanaannya dilaksanakan pada 24 April 2026. Pengumuman pemenang dilakukan keesokan harinya, yaitu pada 25 April 2026. Meskipun dilaksanakan secara online, antusiasme mahasiswa FUADAH terhadap lomba ini cukup tinggi, terlihat dari banyaknya karya cerpen yang dikirimkan oleh para peserta.

Vanesa mengaku bahwa ia tidak melakukan persiapan khusus menjelang mengikuti lomba tersebut. “Jujur saja, ga ada persiapan sama sekali,” ungkapnya dengan jujur. Ia hanya menulis cerpen sesuai dengan inspirasi dan pemahaman pribadinya mengenai semangat Kartini di era sekarang. Tanpa persiapan matang, prestasi yang diraihnya semakin membuktikan bahwa bakat dan ketulusan dalam menulis dapat menjadi kunci keberhasilan.

Saat mengikuti proses lomba, Vanesa menggambarkan kesannya biasa saja. Ia menulis cerpennya dengan tenang tanpa tekanan berlebih dan mengirimkannya sesuai batas waktu yang ditentukan. Meski demikian, karya yang ia hasilkan ternyata mampu bersaing dengan puluhan cerpen lain dan berhasil menyabet posisi runner-up.

Setelah diumumkan sebagai juara kedua, Vanesa merasakan kebahagiaan yang mendalam. “Alhamdulillah,” ujarnya singkat namun penuh syukur. Rasa bahagia ini semakin terasa karena ia tidak menyangka akan meraih prestasi di ajang tersebut. Prestasi ini menjadi salah satu momen berharga di awal semester keduanya sebagai mahasiswi Ilmu Hadis.

Melalui pencapaiannya, Vanesa menyampaikan motivasi kepada para mahasantri lainnya agar lebih berani mencoba berbagai peluang yang ada. “Sesuatu yang tidak dipertaruhkan, tidak akan dimenangkan,” pesannya yang menginspirasi. Menurutnya, setiap mahasiswa harus berani mengambil langkah dan mencoba, karena tanpa usaha dan keberanian untuk bertaruh, mustahil meraih kemenangan.

Lomba Cipta Cerpen Dema Fuadah ini menjadi salah satu program unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini. Melalui tema yang diusung, panitia berharap para mahasiswa dapat merefleksikan kembali semangat perjuangan R.A. Kartini, terutama dalam aspek pendidikan perempuan, kesetaraan gender, serta keberanian memperjuangkan hak-hak perempuan di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan saat ini.

Prestasi yang diraih Vanesa ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga turut mengharumkan nama Program Studi Ilmu Hadis serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Salatiga. Diharapkan prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk lebih aktif berkarya dan berprestasi di berbagai bidang, khususnya dalam bidang kepenulisan dan sastra. (Penulis: Attaqy, Editor: Sam)