Mengungguli Kampus Ternama, Pengurus Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga Raih Juara 1 Lomba Videografi Nasional

Salatiga – Karya video bertema lingkungan dari pengurus Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Videografi tingkat nasional dalam Nasional Environomic and Social Talk (NEST) 2026. Kemenangan tersebut diumumkan pada Minggu, 11 Oktober 2026. Prestasi itu ditorehkan oleh Sofiyatul Khasanah, pengurus Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga asal Tegal. Mahasiswi semester 5 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, tersebut mengikuti lomba sebagai delegasi PGMI UIN Salatiga. Dengan raihan ini, nama Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga turut terangkat di kancah nasional.

NEST 2026 diselenggarakan secara daring oleh Forest Management Student’s Club (FMSC) dengan tema “Pemuda Beraksi, Bumi Berseri: Kolaborasi dan Inovasi Tunas Negeri untuk Masa Depan Lestari”. Pendaftaran dibuka pada 3 Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan lomba berlangsung pada 25 September 2026. Tema tersebut mengajak generasi muda untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kategori videografi, peserta diberi ruang untuk menuangkan gagasan dan pesan kepedulian terhadap bumi dalam bentuk karya audiovisual yang kreatif dan komunikatif. Lomba berskala nasional ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi, sehingga persaingan yang dihadapi pun tidak ringan.

Sebelum mengikuti lomba, Sofiyatul bersama timnya menyiapkan konsep dan skrip video, mencari lokasi pengambilan gambar yang sesuai, serta menyesuaikan isi video dengan tema lomba. Persiapan yang matang itu dilakukan agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik dan sejalan dengan tema yang diusung panitia. Menurut Sofiyatul, keikutsertaannya dalam lomba ini menjadi pengalaman yang berkesan. “Seru dan menambah pengalaman baru, apalagi bisa menyampaikan pesan tentang lingkungan lewat karya video,” ujarnya. Ia pun mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. “Alhamdulillah, saya senang dan tidak menyangka bisa meraih juara 1, apalagi bisa mengungguli peserta dari kampus ternama,” tuturnya.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan kesungguhan dalam berkarya dapat mengantarkan siapa pun meraih prestasi, tanpa memandang latar belakang kampus. Karya video yang menyuarakan isu lingkungan ini juga sejalan dengan semangat pendidikan di lingkungan kampus, sebab sebagai mahasiswi PGMI, Sofiyatul dipersiapkan menjadi pendidik yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya. Kemenangan ini pun memperlihatkan bahwa kegiatan di luar perkuliahan dapat menjadi sarana belajar yang berharga. Kerja sama tim, kemampuan merencanakan gagasan, serta ketelitian dalam menyusun karya merupakan bekal penting yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Di akhir keterangannya, Sofiyatul berpesan kepada para mahasantri agar tidak ragu mencoba dan terus mengembangkan kemampuan diri. “Kesempatan bisa datang dari hal yang awalnya hanya berani kita coba,” pesannya. Capaian ini menunjukkan bahwa pengurus dan mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh sivitas ma’had untuk terus menghadirkan karya yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri, lembaga, maupun masyarakat luas. Diharapkan, keberhasilan ini menginspirasi mahasantri lainnya untuk terus berkarya, mengasah potensi, dan mengharumkan nama almamater di tingkat nasional. (Penulis: Maulida: Editor: Sam)